IKN NUSANTARA — Akses transportasi modern yang menghubungkan Kota Balikpapan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara bakal segera diramaikan dengan mahakarya infrastruktur terowongan bawah air (immersive tunnel).
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Otorita IKN memastikan kesiapan teknis proyek strategis ini yang melintasi perairan Teluk Balikpapan tanpa mengganggu habitat alami pesut dan bekantan.
Teknologi terowongan bawah laut ini dipilih secara khusus untuk menghindari pembangunan jembatan konvensional bentang panjang yang berpotensi membelah koridor ekosistem mangrove dan jalur perlintasan satwa air langka Kalimantan Timur.
Dalam skema rancang bangun, terowongan sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer ini akan menjadi bagian tak terpisahkan dari ruas jalan tol seksi 4A dan 4B yang memangkas waktu tempuh Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan ke IKN menjadi kurang dari 30 menit.
Masyarakat lokal menyambut antusias rencana ambisius tersebut, sembari berharap penyerapan tenaga kerja terampil asal Kalimantan Timur mendapat prioritas dalam tahapan pengerjaan konstruksi canggih ini.
Pemerintah menegaskan bahwa pengawasan mutu lingkungan hidup dan uji ketahanan seismik dilakukan berlapis agar terowongan ini mampu beroperasi secara aman, tangguh, dan menjadi simbol modernitas Ibu Kota Nusantara di mata dunia.
Suka dengan berita ini?
Sebarkan informasi berimbang ini ke grup WhatsApp warga dan keluarga!